Ghoyatul Ushul Syarh Lubil Ushul
Fikih
Profil penulis
3.701 karya publik ditemukan.
Fikih
Karakter
Kumpulan Cerpen
Retorik Pidato
Kumpulan Cerpen
Ramadhan
Buku ini terlahir berdasarkan keinginan dan citacita penulis untuk membuat sebuah rujukan materi yang disesuaikan dengan Satuan Acara perkuliahan (SAP) dengan maksud agar mahassiswa khususnya Program Studi PAI dapat melaksanakan serta menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan dengan lancar dan tidak kesulitan dalam mencari referensi materi mata kuliah Aqidah Akhlak pada Madrasah yang merupakan Mata Kuliah kejuruan prorgam studi PAI, tentunya dalam penulisan buku ini masih terdapat banyak kekurangan dan kesalahan baik dalam penulisan, pengambilan referensi dan hal-hal lain, tentunya kritik dan saran yang membangun dari para pembaca akan menjadi dasar penulis untuk menyempurnakan materi-materi yang ada di dalam buku ini kedepannya.
Sebagai muslim, tentu Rasulullah Muhammad Saw. menjadi manusia dan pujaan. Hal itu tentu bukan tanpa alasan. Selain karena beliau adalah pembawa ajaran Islam dari Allah Swt. untuk kita semua, ternyata beliau pun memiliki akhlak yang sangat pantas untuk kita tiru. Beliau selalu berakhlak baik terhadap istrinya, anak-anak, sahabat, bahkan musuh sekalipun. Dan, bukan itu saja, dalam kesehariannya termasuk berbisnis pun, beliau memang selalu berakhlak baik. Penasaran? Bacalah buku yang kamu pegang ini! “Nabi Muhammad bukan hanya sangat dicintai umat muslim atau sahabatnya. Namun, semua orang yang memusuhinya berbalik mencintai Nabi Muhammad. Apa yang membuat Nabi Muhammad bisa dicintai semua orang termasuk yang memusuhinya? Jawabannya tak lain ialah karena akhlaknya yang mulia.”— Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A., Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama periode 2010–2020. “Kalau baca al-Qur’an, dari al-Faatihah hingga an-Naas, Anda tidak akan pernah menemukan Rasulullah dipuji Allah karena kegantengannya yang melebihi Nabi Yusuf. Tetapi, akhlaknya. Innaka la’ala khuluqin adzhim.”—KH. A. Mustofa Bisri, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang.
Mata kuliah Akhlak Tasawuf termasuk Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) yang ditawarkan kepada seluruh mahasiswa pada setiap program studi di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama RI, baik negeri maupun swasta. Buku ini merupakan buku wajib bagi mahasiswa dalam mengikuti mata kulliah akhlak tasawuf. Pembahasan bidang akhlak, meliputi akhlak, etika, moral, dan susila; pendidikan akhlak muslim; akidah dasar muslim; akidah dasar pembinaan akhlak muslim; salat; pendidikan, pelatihan, dan pengembangan akhlak muslim; akhlak individu dan akhlak sosial; dan tanggung jawab dalam Islam. Adapun pembahasan bidang tasawuf, meliputi tasawuf akar dan asal; pembagian tasawuf; integrasi tasawuf dan syariat; tazkiyat al-nafs: upaya penyucian jiwa; maqamat dan ahwal dalam tasawuf; tarekat dalam tasawuf. Pembahasan akhlak dan tasawuf dalam buku ini diawali dengan pembahasan tentang tiga jangkar ajaran Islam guna menjelaskan kedudukan tasawuf di dalamnya.
Buku ini merupakan buku teks atau buku pegangan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) khususnya untuk Mata Pelajaran Akidah Akhlak Madrasah Ibtidaiyah Kelas III. Buku ini disusun berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah. Buku ini terdiri dari dua materi besar, yaitu Akidah dan Akhlak. Materi pembelajaran Akidah mencakup tentang asmaul husna, beriman kepada malaikat Allah Swt., kisah teladan nabi, dan lainnya. Sedangkan untuk materi Akhlak mencakup tentang akhlak terpuji seperti sikap patuh dan taat, sikap pantang menyerah, menghindari sikap tercela seperti durhaka kepada orangtua, adab bertetangga, dan lainnya yang dikemas dalam bahasa yang mudah dipahami disertai contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Kelebihan dari buku ini, adanya pernak-pernik yang dapat menambah wawasan siswa berupa Tilawātil Qur’an, Peta Konsep, Tokoh, Mutiara Hadis, Kisah Teladan, Khazanah, Kilas Bahasa, Tugas, Kegiatan, Tafakur, Refleksi Diri, dan Proyek.
Saat ini kita sedang mengalami masalah sosial yang amat kronis. Sebagian besar pelajar dan masyarakat kita tercabut dari peradaban ketimuran yang beradab, santun, dan beragama. Akhlak dan budi pekerti dari para pelajar dan msyarakat saat ini sangatlah memprihatinkan yang timbul oleh kondusif atau tidaknya pendidikan akhak dan budi pekerti yang kita dapatkan, baik dari lingkungan keluarga maupun masyarakat. Hal ini kiranya tidak terlalu aneh dalam masyarakat dan lapisan sosial di Indonesia yang beragam dan telah meniru peradaban barat tanpa seleksi yang matang. Akibat dari hilangnya nilai-nilai akhlak dan budi pekerti yang baik pada pribadi pelajar dan masyarakat pada umumnya menimbulkan efek-efek atau tepatnya masalah-masalah sosial yang sangat buruk. Untuk merespon gejala kemerosotan akhlak dan budi pekerti, maka diperlukan adanya peningkatan dan intensitas pelaksanaan pendidikan moral secara keseluruhan, baik dilingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Manusia Indonesia dalam hal ini pelajar dan seluruh elemen masyarakat menempati posisi sentral dan strategis dalam pelaksanaan pembangunan nasional, sehingga diperlukan adanya pengembangan sumber daya manusia secara optimal yang diikuti dengan peningkatan akhlak dan budi pekerti yang baik yang menjadi pendukung dan penyeimbang kemajuan bangsa. Peningkatan akhlak dan budi pekerti yang baik sebagai penyeimbang dari kemajuan yang sangat pesat saat ini merupakan tanggung jawab semua elemen masyarakat, dimulai dari pendidikan dini di lingkungan keluarga, pendidikan dilingkungan sekolah, dan masyarakat yang saling menunjang satu sama lain.
Buku ini menjelaskan tentang kedudukan keluarga dalam Islam; semangat Islam untuk menjaga kekokohan dan harmoni di antara seluruh individu keluarga; hak-hak timbal balik di antara masing-masing individu; kedudukan perempuan sebagai pilar utama dalam keluarga dan penjelasan tentang masalah pernikahan dalam Islam.Selain itu, buku ini juga menjelaskan tentang urgensi akhlak dalam Islam, disertai gambaran tentang kehidupan Nabi saw dalam hal tawadhu, kasih sayang, keadilan, kebaikan dan kedermawanan beliau.
Qasidah
Muhammad SAW
Usul Fikih
Akidah
Akidah
Akidah
Shalat Sunah